RELEVANSI MASYARAKAT DENGAN KOMUNIKASI DALAM KEHIDUPAN BERSOSIAL
Dalam kehidupan
bersosial seseorang tidak akan lepas dari komunikasi yang mana komunikasi
adalah mengimformasikan atau diinformasikan kepada orang-orang tertentu dan
dalam komunikasi menghendaki model dua arah, komunikasi menurut sejarah
menganggap komunikasi 4 mata antar pribadi sebagai metode yang paling langsung,
kuat, dan disukai untuk pertukaran informasi. Berlawanan dengan komunikasi
massa, komunikasi antar pribadi melibatkan sedikitnya dua kimunikator (lazimnya
dalam jarak dekat) memakai banyak indera, dan memberi umpan balik segera.
Tetapi diskripsi tentang situasi komunikasi antar pribadi ini tidak
menghitungkan kemungkinan bahwa pesan media massa mungkin hanya ditujukan pada
sedikit orang (atau Cuma satu) dalam halayak. Demikian juga, kedekatan fisik
dapat menjadi kurang penting dibandingkan sifat hubungan diantara komunikator,
fenomena keakraban lebih penting daripada jarak
apa yang brawal sebagai komunikasi bukan pribadi ketika orang mula-mula
saling bertukar pesan dapat menjadi komunikasi antar pribadi dengan dibangunnya
hubungan dengan komunikator.
Demikian pula
karakteristik pesan dapat mempunyai efek yang sangat kuat meskipun tidak
memenuhi penjelasan sebab akibat yang sederhana dan langsung. Sebaimana
dikemukakan gagasan halayak kepala batu, efek pesan ditengahi oleh penerima,
yang karenanya menjadikan frustasi upaya pencarian aturan yang berlaku dalam
semua situasi komunikasi. karakteristik Pesan menghasilkan sedikit aturan
semacam itu, tetapi memberikan pedoman yang masih dipakai dalam hubungan masyarakat
saat ini.
Komunikasi terjadi dalam
kontek hubungan komunikator, cakupan hubungan semacam itu meliputi hubungan
dekat dan akrab seperti dalam persahabatan dan perkawinan, selain juga hubungan
formal, kompetitif, dan antar pribadi yang penuh konflik dalam berbagai latar
belakang. Artinya adalah bahwa hubungan itu sendiri banyak mempengaruhi proses
komunikasi. Komunikasi mempengaruhi dan dipengaruhi oleh latr belakang sosial.
Dengan demikian komunikasi terjadi sebagai proses terstruktur dalam sistem
komponen dan aktifitas yang berkaitan, dan sistem itu berevolusi. Sistem sosial
meliputi keluarga, kelompok, organisasi, dan semua jenis kebersamaan yang pada
saat yang sama merupakan produsen sekaligus produk komunikasi.
Kesimpulannya
adalah bahwa komunikasi itu merupakan suatau alat penyampaian pesan yang
kompetitif dalam kehidupan bersosial, komunikasi sangat berpengaruh besar dalam
kehidupan bermasyakat karena hidup tidak akan lepas dari yang namanya
komunikasi. karena relevansinya sangat kuat dan sangat mempengaruhinya, manusia
yang lebih fundamental bagi pengembangan peradaban dari pada kemampuan untuk
mengumpulkan, membagi, dan menerapkan pengetahuan.peradaban menjadi mungkin
hanya melalui komunikasi manusia Akan tetapi dalam penyampaian pesan tentunya
tidak lepas dari sistem penyampaiannya oleh diri sendiri toh walaupun
penyampaian tak selamanya tertunduk pada pesan tertulis dengan secara langsung
menggunakan sinyal digital untuk menyampaikan lebih cepat dan langsung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar